Sejarah Singkat Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gerokgak

Keberadaan Muhammadiyah di Kecamatan Gerokgak khususnya di Desa penyabangan sudah ada sejak lama yakni sekitar tahun 1960-an.  Diantara tokoh-tokoh yang menjadi pelopor sekaligus penggerak Muhammadiyah Gerokgak adalah bapak H. Mukhsin, bapak H. Hasan Karim, dan bapak H. Abdul Ajid, namun di tahun 1970 kepengurusannya sempat vakum disebabkan oleh situasi politik, dimana beberapa pimpinan terlibat politik praktis dengan mendirikan PARMUSI (Partai Muslimin Indonesia) sehingga seolah-olah Muhammadiyah Gerokgak tampak seperti tidak ada lagi karena tidak adanya kegiatan. 



Meskipun demikian, semangat bermuhammadiyah dikalangan anggota masih tetap ada. Bermula dari sedikit perbincangan kecil diantara putra dan putri mereka serta intensnya kunjungan yang dilakukan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Buleleng secara berkala, pada tahun 2006  Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kecamatan Gerokgak resmi berdiri, ditandai dengan Surat Keputusan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Buleleng nomor : 04/KEP/III.O/B/2006.

Untuk mencapai sesuatu yang baik sudah tentu banyak menemui tantangan dan ujian, sudah pasti tidak semudah yang dibanyangkan, ditahun pertama hingga tahun ketiga merupakan masa-masa terberat bagi pimpinan dan anggota Muhammadiyah Gerokgak untuk memperkenalkan kembali Muhammadiyah kepada masyarakat dikarenakan minimnya pengetahuan masyarakat tentang Muhamamdiyah. Bukan dukungan melainkan tekanan hingga pemboikotan ekonomi yang didapat kala itu. Namun berkat semangat dan kesabaran dengan tetap selalu berbenah, melalui jalan pendekatan kepada orang tua dan tokoh masyarakat serta mengadakan kegiatan organisasi (dakwah bil hal), seiring berjalannya waktu keberadaan Muhammadiyah di Kecamatan Gerokgak semakin diterima oleh masyarakat.

Diantara kegiatan organisasi yang dilakukan PCM Gerokgak adalah mulai merintis amal usaha, mengadakan pengajian, serta  mengadakan kegiatan sosial seperti santunan anak yatim, santunan duka cita, santunan guru ngaji, zakat fitrah, dan kegiatan penyembelihan hewan kurban setiap hari raya Idul Adha. Kegiatan tersebut menjadi kegiatan rutin yang dilakukan oleh PCM Gerokgak dan manfaatnya dirasakan oleh semua lapisan masyarakat hingga kini.


EmoticonEmoticon